Blogger templates

Pages

Labels

Jumat, 18 Oktober 2013

Sebuah Formalitas Dalam Dunia Pendidikan di Indonesia


Sebuah Formalitas Dalam Dunia Pendidikan di Indonesia

Tak sedikit dari kita pasti menyadari betapa pentingnya sebuah pendidikan di negeri yang menjunjung tinggi formalitas, yang tidak lain yaitu Indonesia. di Indonesia pendidikan masih menjadi hal yang mewah dan mahal, karena hanya beberapa kalangan yang dapat menjangkau. Selain itu, pendidikan di Indonesia, di ibaratkan sebagai pondasi yang dapat memperkokoh kehidupan seserang di masa depan. Oleh sebab itu, beribu ribu orang di Indonesia melakukan segala cara untuk mendapatkan pendidikan, walaupun pendidikan tersebut terkesan kurang sesuai dengan apa yang telah diperjuangkan demi mendapatkan pendidikan tersebut, di samping itu, lebih parahnya lagi, pendidikan di negeri ini bukan lagi menjadi sarana untuk mengembangkan kualitas dan kapasitas diri seseorang, akan tetapi menjadi sebuah lahan bisnis yang menggiurkan bagi beberapa orang. 


Memang, kita sebagai bangsa indonesia menyadari bahwa pendidikan merupakan hal yang sangat vital bagi kelangsungan hidup kita di masa depan. Dengan menempuh jenjang pendidikan tertentu di harapkan kita dapat mendapatkan sisi yang terang pada kehidupan masyarakat di Indonesia. akan tetapi, apakah pendidikan di negeri ini dapat dikatakan ‘layak’ untuk diikuti oleh masyarakat kita sendiri, apakah pendidikan di negeri ini patut untuk dijadikan sebagai pedoman keberhasilan dari sebuah negara. Secara langsung ataupun tidak langsung, kita dapat merasakan bahwa saat ini, biaya pendidikan di negeri ini semakin mencekik leher, alias memberatkan bagi beberapa kalangan, khususnya bagi kalangan menengah ke bawah. Bagaimana tidak, ketika seorang anak ingin masuk taman kanak kanak, orang tua mereka harus membayar sekian ratus ribu, bahkan jutaan untuk mendaftarkan anak mereka ke TK tersebut, itu baru di tingkat dasar, belum lagi di tingkat sma atau perguruan tinggi mereka harus membayar biaya yang jauh lebih tinggi dan mahal. Lantas, apakah pendidikan yang mahal tersebut dapat di setarakan dengan kualitas dari pendidikan itu sendiri?. Apakah kebanyakan orang berpendapat bahwa pendidikan itu haruslah mahal, untuk menandakan bahwa hal tersebut sangat penting. 

Di samping itu, bagaimana sistem pendidikan yang sebenarnya di Indonesia. Indonesia merupakan negara yang berkembang dan memiliki ratusan juta penduduka yang tersebar di seluruh wilayah kepulauan indoensia, maka dari itu untuk meningkatkan kualitas dari masyarakat, pemerintah kemudian membuat program program guna membantu meingkatkan mutu dari pendidikan tersebut. Akan tetapi, program tersebut di nilai oleh masyarakat kurang sesuai dengan kapasitas yang dimiliki oleh masyarakat indonesia pada umumnya, alhasil pendidikan tersebut, bukan menjadi jalan keluar bagi maslah masalah di masyarakat, tetapi malah menimbulkan masalah masalah baru di dunia pendidikan itu sendiri. Missal saja, kita dapat melihat pada tingkat sekolah dasar kelas II, seorang anak harus dapat menguasai materi dari 8 sampai 10 mata pelajaran. Dan parahnya lagi, setiap tahun kurilkulum pendidikan di negeri ini akan terus berganti dengan sistem kurikulum yang berbeda. Hal inilah yang kemudian dapat kita lihat bahwa sistem pendidikan yang berjalan di negeri ini sesungguhnya tidak berjalan sebagaimana mestinya, dalam arti dapat dikatakan gagal. 
Memang, jika sistem tersebut dapat diikuti oleh masyarakat yang berkualitas, sistem pendidikan tersenut dapat berjalan dengan lancar dan efekif, tapi sebaliknya, jika diberlakukan kepada masyarakat yang rata rata memiliki kemampuan di bawah rata rata maka malah memberatkan bagi masyarakat itu sendiri. Belum lagi seleksi seleksi penerimaan siswa maupun mahasiswa di berbagai lembaga pendidikan banyak menuai kasus kecurangan. Contoh misalnya, ketika orang tua ingin anaknya diterima di sekolah favorit, namun anak tersebut tidaklah memenuhi persyaratan yang diinginkan oleh sekolah tersebut, alhasil orang tua tersebut harus membayar sejumlah uang agar anak tersebut diterima di sekolah tersebut. Hal lainnya yang tidak kalah menarik yaitu mengenai sekolah RSBI( Ristisan Ssekolah Bertaraf Internasional) yang kini banyak bermunculan di berbagai wilayah di indonesia. mendengar namanya, pasti sudah terbayang betapa megah dan berkualitasnya sekolah tersebut, namun apakah seperti itu kebenaranya. Sekolah rsbi tidak lebih dan tidak kurang hanyalah seperti sekolah sekolah pada umumnya, hanya saja dalam kegiatan belajar mengajarnya(KBM) mereka menggunakan pengantar bahasa internasional yaitu bahasa inggris. 

Di samping itu, kulitas dari sekolah tersebut tidak jauh beda dengan sekolah sekolha umum yang terkadang lebih baik kulitasnya dibandingkan dengan sekolah sekolah RSBI. Lantas, apakah yang membuat sekolah tersebut dijuluki RSBI. Ya, tidak lain dan tidak bukan yaitu biaya sekolah itu sendiri. Karena dianggap sekolah bertaraf Internasional, mereka mengambil kebijakan bahwa biaya sekolah tersebut harus disetarakan dengan sekolah sekolah di luar negeri pada umumnya. Yang menjadi pertanyaan selanjutnya, mengapa, jika sekolah tersebut hanya berkualitas dalam negeri, sekolah semacam itu banyak sekali bermunculan. Sekolah sekolah di Indonesia, kini tidak hanya menjadi lembaga pendidikan pencerdas bangsa, akan tetapi berubah menjadi sebuah lading bisnis yang sangat menguntungkan bagi pihak pihak yang berada di dalamnya. Di samping itu, pola pikir masyarakat indonesia sendiri yang lebih menggemari hal hal yang berbau luar negeri, membuat sekolah ini berkembang pesat. Dan terakhir, bagaimana kualitas dari lulusan RSBI tersebut, apakah dapat dikatakan mereka berkualitas Internasional. Tentu saja tidak , mereka seperti halnya lulusan sekolah sekolah umum di negeri ini, predikat internasional tersebut hanyalah sebagai ‘alat’ untuk mempermudah mereka dalam mencapai jenjang pendidikan yang lebih tinggi, sehingga dapat diartikan predikat internasional tersebut hanya sekedar formalitas belaka, yang sesungguhnya membodohi mereka yang bermukim di sekolah sekolah tersebut. Sekali lagi, telah kita singgung di atas tadi bahwa mayoritas masyarakat indonesia sangat senang dan gemar dengan hal hal yang berbau formalitas.        

0 komentar:

Posting Komentar