Blogger templates

Pages

Labels

Minggu, 13 April 2014

Teori Simulacra Jean Baudrilard



Teori simulakara
            Baudrilard, berpendapat bahwa pada saat ini sudah memasuki kehidupan post modern bukan lagi era modernitas yang berdiri. Hal tersebut di tandai dengan adanya kosep mengenai “masyarakat simulasi”. Proses simulasi tersebut mengarah pada simulacra. Simulacra dapat diartikan sebagai ruang dimana mekanisme simulasi berlangsung. Merujuk baudrilard, terdapat tiga tingkatan dalam proses simulacra (Baudrilard, 1983 : 54 – 56 ). Pertama yaitu simulacra yang berlangsung semenjak era renaissance hingga awal revolusi industry. Simulacra pada tahap ini merupakan representasi (penggambaran) dari relasi alamiah berbagai unsure kehidupan. Kedua, simulacra yang berlangsung seiring dengan perkembangan era industrialisasi. Pada tingkatan ini telah terjadi pergeseran mekanisme representasi akibat dampak negative dari industrilaisasi. Tahap ketiga, simulacra yang lahir sebagai konsekuensi berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi informasi.                                                                 

 Dalam hal simulasi, manusia mendiami suatu relaitas , di mana perbedaan antara yang riil (nyata) dan fantasi, antara asli dan palsu sangatlah tipis. Dunia dunia tersebut dapat diibaratkan seperti Disneyland, universal studio, cina town, las vegas atau beverlly hills. Lewat media media informasi, seperti iklan, telivisi, dan film dunia simulasi tampil sempurna. Dunia simulasi itulah yang kemudian dapat dikatakan tidak lagi peduli dengan realitas atau kategori kategori nyata, semu, benar, salah, referensi, representasi, fakta, citra, produksi atau reproduksi melebur menjadi satu dalam silang sengkarut tanda. Di samping itu, tidak dapat lagi dikenal mana yang asli dan mana yang palsu. Semua itupadaakhirnya menjadi bagian realitas yang di jalani dan dihidupi masyarakat barat saat ini. Kesatuan inilah yang kemudian oleh baudrilard disebut sebagai simulacra, yaitu sebuah dunia yang terbangun dari bercampurnya antara nilai, fakta, tanda, citra, dank kode.

1 komentar:

  1. mas boleh minta referensi bukunya, saya perlu untuk keperluan penelitian. terimakasih :D

    BalasHapus